Kamis, 22 April 2010

PENERIMAAN SISWA BARU Periode 2010 - 2011

1 komentar



MA DARUL FALAH BONGAS saat ini membuka Penerimaan Siswa Baru Untuk Tahun Ajaran 2010-2011

Untuk Lebih Jelasnya Baca Syarat - Syarat Pendaftaran Terlebih Dahulu klik disini

Atau Untuk pertanyaan lainnya Silahkan Berikan Komentar Di Artikel Ini

Baca Selengkapnya......

Sabtu, 17 April 2010

MA Darul Falah Bongas Raih Lima Medali

0 komentar

Indramayu, DARUL FALAH COMMUNITY


Pada lomba Madrasah Sciene Ekspo (MSE) Madrasah Aliyah (MA) Tingkat Nasional Tahun 2009 yang dilaksanakan di kampus Madrasah Aliyah Mu\'allimin Muhammadiyah Yogyakarta Provinsi DI Yogyakarta dilangsungkan selama tiga hari mulai Kamis (14/1) hingga Sabtu (17/1), salah satu peserta perwakilan dari Provinsi Jawa Barat, MA Darul Falah Bongas Kec Bongas Kabupaten Indramayu, mendominasi perolehan prestasi dengan meraih lima medali dari Depag RI.
Kepala Madrasah Aliyah Darul Falah Bongas Moh Nasir MA saat ditemui Pelita Senin (19/01) di ruang kantornya mengatakan, lima peserta perwakilan dari Provinsi Jawa Barat yaitu dari Kab Bandung, Majalengka, Bogor, Bekasi dan Kabupaten Indramayu, MA Darul Falah Bongas Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu berhasil meraih juara 2 dan 3 tingkat Nasional dan salah satu peserta parwakilan Jawa Barat yang mendominasi peroleh medali dari Departemen Agama RI. Perolehan medali terbanyak adalah dari tuan rumah MA Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta Provinsi Yogyakarta.
MA dari tuan rumah mendapat delapan medali sedangkan MA Darul Falah Bongas menggondol lima medali seperti lomba kreati vitas seni dan teknologi, golongan siswa meraih juara 2 dan untuk golongan guru hanya mampu bertahan pada posisi ke 3, sedangkan tiga medali lainnya didapat dari lomba cerdas cermat juara harapan 1, pameran seni dan teknologi juara harapan II dan lomba penggunaan alat IPA juara harapan III, ujarnya
Pada kegiatan lomba MSE Tingkat Nasional Tahun 2009 di Provinsi DI Yogyakarta terdapat 300 peserta lebih dari 27 Provinsi khusus MA Swasta. Akan tetapi perjuangan peserta dari MA Darul Falah Bongas tidak sia-sia, lantaran telah menunjukkan kelasnya pada tingkat Nasianal.
Kendati lokasi MA Darul Falah Bongas di tengah perkampungan Desa Margamulya, tetapi tidak kampungan sebab pada kegiatan lomba MSE tingkat Nasional berhasil meraih prestasi hingga dapat memberikan kontribusi nama baik pada dunia Pendidikan di Kabupaten Indramayu.
Menurut Nasir pula, pada akhir tahun direncanakan ada kegiatan serupa. maka dengan modal dasar pengalaman, akan berusaha secara maksimal. Kami berkeyakinan dari hasil pengalaman ikut lomba MSE Tingkat Nasional, akan dijadikan bekal agar pada saatnya nanti berhasil lagi dengan perolehan medali lebih dari sekarang, tuturnya.
Di tempat terpisah Camat Bongas Ahmad Mansur menambahkan, keberhasilan yang didapat dari keikutsertaan MA Darul Falah Bongas pada lomba MSE Tingkat Nasional Tahun 2009, merupakan prestasi terbaik serta dapat mendongkrak IPM khususnya di Kecamatan Bongas dan secara umum di Kabupaten Indramayu.
Namun demikian keberhasilan yang didapat hendaknya dijadikan modal awal untuk meningkatkan kinerja pendidik agar ke depan dapat meraih prestasi lebih dari sebelumnya, kami berterima kasih pada warga Pendidik MA Darul Falah yang telah berhasil meraih prestasi serta mengangkat Pamor Bongas, tambahnya.

Baca Selengkapnya......

Kamis, 01 April 2010

MA Darul Falah Bongas Miliki Lab Biofiki dan Bahasa

0 komentar


Indramayu, Darul Falah Community
Madrasah Aliyah (MA) Darul Falah di Kecamatan Bongas, dewasa ini telah memiliki laboratorium yang lengkap meliputi biologi, fisika, kimia (Biofiki), laboratorium bahasa berbasis komputer, serta peralatan untuk keterampilan elektro. Peralatan tersebut didapatkan dari program kerjasama antara Departemen Agama dengan Islamic Development Bank (IDB).

Bantuan itu terdiri dua paket, pertama berupa pembangunan gedung dua lantai yang mempunyai enam ruangan kelas besar, dan enam ruangan kecil termasuk ruang guru, dan yang keduanya peralatan laboratorium, dan 29 komputer termasuk soft ware audio untuk bahasa Arab dan Inggris.
Peralatannya pun merupakan produk terkini, masih ada sebagai alat yang belum datang, bila sudah terpasang secara keseluruhan, kami akan mengadakan launching, kata Kepala Sekolah MA Darul Falah Kiai Drs Mohammad Natsir MA.

Proposal pengajuan untuk mendapat bantuan disampaikan tahun 2003, kemudian pada tahun 2004-2005 pengajuan itu disetujui setelah sebelumnya diadakan berbagai penelitian kelayakan oleh pihak Depag dan IDB.
Proses mendapatkannya lama melalui tahapan-tahapan verifikasi dan studi kelayakan terutama yang menyangkut status madrasah, ilmu-ilmu yang diajarkan di madrasah, lalu mengadakan wawancara dengan murid, orang tua dan lingkungan, serta memastikan kesiapan yayasan dan madrasah dalam menerima, menggunakan dan memelihara peralatan laboratorium tersebut, katanya.
STEP 2 IDB

Dijelaskan, ini merupakan tahap kedua bantuan IDB kepada Madrasah Aliyah (MA) di Indonesia melalui Science and Tehnologi Equity Program (STEP) 2 IDB sebagai Program Penguatan Ilmu dan Tehnologi tahap kedua. Kalau pada tahap pertama bantuan diberikan kepada 8 MA, maka pada tahap kedua ini yang mendapat bantuan 29 MA seluruh Indonesia termasuk tujuh madrasah berada di wilayah Jabar yang salah satunya adalah MA Darul Falah.
Program ini sebagai pilot proyek bagi madrasah aliyah yang memfokuskan pendidikannya kepada peningkatan science and tehnologi supaya umat Islam mempunyai keunggulan dibidang iptek. Ini merupakan tindak lanjut dari rencana pak Habibi yang telah mendirikan dua sekolah Insan Cendikia di Serpong Tangerang dan Gorontalo dimana lulusannya banyak meraih prestasi dalam bidang iptek tingkat nasional.
Kami bersyukur kepada Yang Maha Kuasa dan berterima kasih kepada pihak-pihak yang berkompeten, mempelajari Iptek merupakan pengabdian manusia kepada Allah Swt, sebab dalam Al-Quran banyak pelajaran yang berkaitan dengan science & tehnologi. Tegas K. Moh Natsir.
Sebelum peralatan datang, para guru yang mengajarkan kimia, fisika, biologi, bahasa dan computer, selama tahun 2006 dan 2007 telah mengikuti lima kali latihan yang diadakan oleh Departemen Agama guna lebih memahami keadaan, penggunaan, dan pemeliharaan alat tersebut, sehingga begitu peralatan datang, guru-guru itu sudah siap mental dan pengetahuan menggunakan alat-alat dimaksud.
Tata busana
Mengenai program kerja, Kiai Natsir mengatakan kedepan ia ingin di sekolah ini selain ada keterampilan elektro ada pula keterampilan tata busana untuk siswa perempuan yang dilengkapi dengan percetakan, sablon, dan alat menjahit pakaian.

Kegiatan tata busana, selain menambah pengalaman bagi siswa juga diharapkan bisa menambah pendapatan bagi madrasah. Selama ini pengeluaran untuk biaya listrik setiap bulannya mencapai Rp 800.000,-, apalagi setelah ada peralatan computer dan lab lainnya, bisa meningkat dua kali lipat. Karena itu fihak yayasan dan sekolah juga harus memikirkan upaya-upaya nyata untuk penambahan pemasukan, kata Kepsek MA Darul Falah, Kiai Drs. Mohammad Natsir, MA.

Baca Selengkapnya......

Link

Gabung Disini

Label:
Recent Posts
Widget by: Numpang Ketik
Copyright 2010 | Darul Falah Theme by NumpangKetik | supported by grafisae